9 tahun yang lalu
Archive
Categories
- Cerpen (2)
- Kata Mutiara (4)
- Puisi Cinta (3)
- Puisi imajis (2)
- Puisi kecerdasan (1)
- Puisi Rindu (3)
- Sahabat (1)
- Sajak (4)
- Ulang Tahun (1)
Visitors
About Me
- Unknown
Pengikut
Senin, 27 Agustus 2012
Ramadhan Di atas Kursi Bambu
Published :
12.54
Bernafas lega menghirup
hamparan kesucian dihari itu, memandang kesejukan kala kembali mensucikan diri
karena sikap dan perbuatan yang mencekik kerabat dengan disengaja ataupun tidak
disengaja, itu pun tanpa mengorbankan diri untuk mengetuk pintu hati dan meluncurkan
ego – ego yang bergengsi tinggi, tak nyana aku kembali berfikir khilafku yang
berseteru dengan senyuman. Masihkah berfikir untuk jiwa nurani yang alim ?. Aku
masih merindukan hal –hal yang membangun cakrawala, dengan menahan hasrat
kesegaran mengalir lewat tenggorokan dan sepotong makanan yang kubawa kedalam
energi perutku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Seiring lagu sendu mendampingi dalam kerinduanku Menyapa walau hanya dengan syair yang merdu Kudekap kenangan - kenangan menjadi sekotak ...
-
hai sahabatku,.. gemulai senyummu yang selalu hadir dalam kebersamaan dan tingkahlakumu yang konyol selalu kau tampilkan ada sua...
-
Sebuah kesejukan hari, bersandar pada dinding mentari bersinar mengelilingi suasana yang sekedar tersenyum kerap berubah, Diruang yang...
-
Hari ini hari jumat, udara dingin menyelimuti tubuhku Sudah waktunya aku bersiap diri, tapi Tidak bisa ku menahan getar jemariku ini unt...
-
Tak kusangka ku merindukannya tak kuduga ku menyayanginya dari beberapa helai rambut yang dibelai mesra lentiknya jemari itu, dan seny...
-
AKU Melihat Dari sisi indahku BERMIMPI Untuk esok dan Aku kobarkan untuk diriku sendiri Lihatlah Aku CINTAILAH Se...
-
Disetiap pekatnya malam selalu dihiasi dengan sedikit cahaya lentera yang berbinar di sudut ruang tidurku, dan nyayian jangkrik serta he...
-
Bernafas lega menghirup hamparan kesucian dihari itu, memandang kesejukan kala kembali mensucikan diri karena sikap dan perbuatan yang mence...
-
Oh bulan tubuhmu brcahaya menyinariku saat kegelapan menerpaku ingin ku petik dan akan kuberikan kepada sang pujaan, tapi kenapa kau hanaya...
-
Sinar senja memancarkan cahayanya bersama senyumannmu, memiliki molek siluet didekat nuranimu, aku berharap bisa bermain di taman mimpimu, ...
Resources
Teman ngeblog
-
-
14 tahun yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar